Uppsala Digoyang dan Kulturenas

Oleh Made Sania Saraswati

Delapan bulan lalu, tujuh belas mahasiswa baru berdatangan ke Uppsala dari Indonesia. Dengan jumlah yang tidak sedikit, tentunya kota terbesar ke-4 di Swedia ini menjadi lebih ramai dari sebelumnya, kalau tidak ricuh. Seperti yang sudah dijelaskan oleh Budi Octa, para mahasiswa di Uppsala memiliki agenda rutin untuk kumpul dan makan bersama, lebih banyak makan angin sih, alias ketawa.

 

Para mahasiswa & alumni di Uppsala 2016-2017

Lokasi acara biasa digilir dari satu area huni ke area lainnya, seperti arisan, dan tuan/nona rumah juga mendapat kehormatan untuk menyiapkan makanan. Satu syarat untuk makanan, harus masakan Indonesia (kecuali dessert yang biasanya a la Eropa karena lebih murah bahan). Mungkin tidak sama persis dengan masakan ibu di rumah, tapi lebih baik daripada kebab atau köttbullar setiap hari! Di bulan April ini menu makanannya adalah semur telur, bakwan, opor, dan tumis tempe… duh bahaya ini jadi ngiler kalau mengingat makanan enak. Sebenarnya makanan yang tersedia bukan super sangat enak tapi karena bisa makan dengan teman-teman dan bisa mengeluarkan bahasa daerah masing-masing, ini yang bikin sedap!

Sebentar lagi Mei, dan di bulan ini Uppsala akan digoyang oleh dua acara dari kami. Di tanggal 6 Mei akan ada “International Lunch” yang bertujuan mengenalkan makanan khas Indonesia ke teman-teman mancanegara. Sekarang undangan di Facebook sudah disebar, dan 50 orang pertama yang klik “going” akan mendapat kesempatan untuk mengikuti International Lunch ini. Maklum, tempat dan tenaga masak terbatas. Sedikit bocoran, akan ada tumpeng di acara ini (terima kasih Ibu RT)!

Makan adalah kegiatan utama

Acara yang kedua adalah Kulturernas pada 20 Mei, hari Sabtu. Kulturernas sendiri diselenggarakan oleh NGO KulturAlla. Pada acara ini kami akan memperagakan baju-baju daerah dari Indonesia yang dipinjamkan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Stockholm. Beruntung sekali bahwa pihak kedutaan mendukung sepak terjang kami para mahasiswa dalam mempromosikan budaya Indonesia di Swedia. Acara ini terbuka untuk umum, jadi untuk yang ada di Swedia, ayo merapat ke Uppsala!

Semoga cerita dan gambar di post ini berhasil membuat kamu ngiler untuk makan dan belajar di Uppsala. Sudah jelas bahwa kota terbesar keempat di Swedia ini adalah tempat yang asyik bagi mahasiswa. Untuk terus melihat kehidupan mahasiswa internasional di Swedia (tidak hanya di Uppsala), follow akun Snapchat dengan username studyinsweden. Semua video di post ini diambil dari akun tersebut. Sampai jumpa di Uppsala!

Leave your comment here: