Berkenalan dengan Student Nations

Universitas adalah tempat menimba ilmu, meningkatkan keahlian, menambah wawasan, dan memperluas koneksi. Tapi kalau aktivitas kuliah hanya diisi dengan belajar saja tanpa kegiatan lain, mengutip penggalan lagu Inul Daratista “bagai sayur tanpa garam”, maka kehidupan perkuliahan pastinya kurang menyenangkan. Hal ini bisa jadi mempengaruhi dalam performa belajar. Nah, mungkin ini yang menjadi latar belakang bagi dua universitas di Swedia, Uppsala University dan Lund University untuk membentuk student nations.

Sekarang, mari kita bahas student nations di Uppsala University, dikarenakan si penulis sekarang sedang  mengenyam pendidikan di Uppsala University, hehehe. Uppsala University yang didirikan pada tahun 1477 memiliki 13 student nations loh. Banyak banget ya, apa aja sih? Yuk kita absen satu persatu, Södermanlands-Nerikes nation aka Snerikes (1595), Västgöta nation (1639), Västmanlands-Dala nation aka V-Dala (1639), Uplands nation (1642), Gotlands nation (1663), Gästrike-Hälsinge nation aka GH (1646), Östgöta nation aka OG (1646), Norrlands nation (1646), Stockholms nation (1649), Värmlands nation (1660), Smålands  nation (1663), Kalmar nation (1663), dan Göteborgs nation (1667). Saking banyaknya, sampe capek ngetiknya, hahahay!

Gambar 1. Logo masing-masing student nations (http://blogs.studyinsweden.se/wp-content/uploads/2016/03/nationss.jpg)

Secara garis besar, ketiga belas student nations tersebut dapat dibilang seperti rumah ketiga bagi para mahasiswa Uppsala University, setelah kampus dan housing. Kenapa? Karena, di student nations banyak banget kegiatannya dan banyak banget hal-hal yang bisa kita dapatkan. Dari mulai makanan sampai pekerjaan, yang akan kita kupas satu persatu.

Mari kita mulai dari makanan, masing-masing nation memiliki beberapa tipe restoran, dari mulai breakfast, lunch / fika, brunch, sampai dinner. Setiap nation pun memiliki menu andalan masing-masing, misalnya, OG nation terkenal dengan lunch-nya atau di Värmlands nation yang terkenal dengan burger dan dinner-nya. Di nation ini kita bisa dapat makanan yang harganya bisa mencapai setengah dari harga makanan di luar seperti di kantin kampus atau kafe-kafe pinggir jalan. Nah, sudah bukan rahasia lagi kalau hidup di Swedia ini menguras kantong gan, jadi buat para mahasiswa yang mau menghemat tapi tetep makan enak, student nations menjadi salah satu tempat favorit.

Gambar 2. Salah satu menu makanan di restoran Värmlands nation (https://www.facebook.com/pg/VarmlandsNation/photos/?ref=page_internal)

Lanjut dengan housing, setiap nation menawarkan housing bagi para membernya masing-masing. Dengan mengumpulkan poin di nation (bergantung dari lamanya bergabung dengan nation), kita bisa dapat housing. Housing yang ditawarkan oleh nation ini sudah pasti lebih murah dibandingkan housing yang disediakan oleh kampus. Dan sebagai info saja, mencari housing di Uppsala ini bagaikan mencari jodoh, susah-susah gampang. Susah karena sulit sekali mencari housing, pas sudah dapat tawaran housing, eh jauh housing-nya dari kampus dan yang paling membuat mentok dan nyesek adalah harganya guys, akhirnya pucuk dicinta ulam pun tak tiba, hikz hikz. Oleh karena itu, dengan menjadi member dari nation, kita bisa memiliki peluang besar untuk mendapatkan housing yang sesuai, pasti pas lah! (ala slogan Pertamina).

Let’s go party!!! Yupz, sudah tahu bangetlah kalau kuliah itu banyak sekali tugas dan tuntutannya, dari mulai laporan praktikum, presentasi, journal club, sampai exam yang mencekam (tingkat ke-lebay-an tergantung individu masing-masing, hehehe). Untuk lepas sejenak dari kepenatan tersebut, party menjadi salah satu caranya. Setiap nation memiliki party andalannya masing-masing, misalnya Snerikes nation yang terkenal dengan Tuesday Party. Masing-masing nation memiliki temanya sendiri-sendiri dan juga musik andalannya masing-masing. Serunya lagi ketika ada perayaan-perayaan tertentu, seperti Halloween, nation disulap dengan suasana yang menyeramkan dan orang-orang yang datang memakai kostum yang unik-unik. Oh ya, satu lagi yang enggak kalah seru, gasque. Gasque merupakan student party khas Swedia, acaranya dimulai dari formal dinner dan orang-orang yang datang pastinya menggunakan pakaian yang formal. Kalau sudah mendekati gasque, jangan heran kalau teman kamu atau kamu sendiri (ahay deuh), sibuk mencari sepatu, gaun/jas, dll.

Gambar 3. Gasque di Snerikes nation (https://www.facebook.com/pg/snerikes/photos/?ref=page_internal)

Work Work Work, you see me I be work work (ceritanya nyanyi lagu Rihanna). Nah, tuntutan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, membuat para mahasiswa mencari kerja. Untuk kerja sambil kuliah, bukan hal yang mudah, dan mencari pekerjaan pun tidaklah mudah. Untuk melamar kerja, kita butuh beberapa dokumen yang perlu dilengkapi yang beberapa diantaranya belum dimiliki oleh mahasiswa, seperti visa kerja atau personnummer bagi para mahasiswa baru. Oleh karena itu, bagi para mahasiswa, nation-lah tempat yang paling sesuai untuk bekerja. Kerja di nation itu beragam, dari mulai serving, wardrobe, glass picking, port hingga dishes. Waktu kerjanya fleksibel, maksudnya adalah ketika nation mem-posting kerja di laman facebook, kita bisa sign-up sesuai dengan waktu kita yang lowong. Lamanya kerja pun beragam, dari mulai 6 jam sampai ada yang 14 jam. Kerja di nation itu seru loh, karena selain kita mendapatkan bayaran, kita juga bisa mendapatkan makanan gratis, teman-teman baru, dan buat yang suka party, sehabis kerja, bisa ikut party gratis.

Bicara lebih lanjut mengenai kerja di nation, ada hal yang menarik ketika saya bekerja, saya semakin mengenal perilaku orang Swedia, karena biasanya koordianator itu orang Swedia. Nah, mereka itu selalu mengatakan “Perfect!”, “Awesome!”, “Cool!”, untuk hasil kerja yang sebenarnya terkadang menurut saya biasa-biasa saja, tetapi ucapan-ucapan positif tersebut pastinya membangun kerja sama tim yang baik dan membuat semakin bersemangat bekerja. Saya pun terkadang melakukan kesalahan seperti memecahkan gelas ketika di posisi dishes atau salah memberikan coat ketika bekerja di wardrobe, tapi mereka tidak marah namun mencarikan solusi, seperti menanyakan “Do you need help?” atau mengatakan “It’s Ok”. Ketika bekerja pun, saya seringkali meminta izin untuk Shalat, terkadang bisa 3 kali waktu shalat di nation, dan mereka sangat baik dengan mempersilahkan saya dan mencarikan tempat untuk saya Shalat. Terlihat sekali bahwa Budaya saling menghormati di Swedia ini sangatlah tinggi.

Gambar 4. Suasana kerja di V-Dala nation

 

Kemudian, seperti layaknya organisasi kampus di Indonesia, di nation ini pun ada kegiatan ekstrakulikuler seperti choir, theatre, orchestra, dancing, sports club, hingga nation’s magazine, pokoknya banyak banget kegiatannya.  Selanjutnya, setiap nation memiliki perpustakaannya masing-masing, jadi buat yang mungkin sudah bosan belajar di perpustakaan kampus dan ingin mencari suasana baru, bisa belajar di perpustakaan yang disediakan oleh masing-masing nation. Selain itu, nation juga menyediakan beasiswa bagi para membernya yang sesuai dengan kualifikasi tertentu.

Gambar 5. Gedung Norrlands nation (http://www.math.uu.se/digitalAssets/554/c_554398-l_1-k_norrlands.jpg)

Jadi, banyak banget deh hal-hal yang bisa kita dapatkan dari nation. Dengan membayar sekitar 250 Kr untuk satu semester, kita bisa join nation. Dan ketika sudah menjadi member dari salah satu nation, kita bisa mengunjungi nation lainnya, jadi tidak terbatas kepada nation tempat kita mendaftar. Ikut nation itu tidak wajib, tapi sunah, Loh?? Jadi sebagai mahasiswa Uppsala University, kita tidak diwajibkan mendaftarkan diri menjadi anggota nation, tetapi dengan menjadi anggota nation, banyak hal yang bisa kita dapatkan dan pastinya kehidupan perkuliahan akan semakin bewarna dan berkesan.

Gambar 6. Student nation card (Vastgota nation) (http://www.uppsalastudentkar.se/sites/default/files/styles/grid-8/public/topimages/mecenatkort.jpg?itok=icfjte0J)

 

Oleh : 
Sofiana Fajriah Rahmah - Uppsala
Master student of Applied Biotechnology
Uppsala University
Leave your comment here: