Belajar Tidak Melulu Tentang Teori

Kebanyakan orang enggan untuk kembali melanjutkan studi S2 lantaran salah satu alasannya adalah S2 biasanya sangat terkait dengan pembelajaran beragam teori yang cenderung membosankan. Ditambah lagi, pertimbangan untuk langsung kerja setelah kuliah S1 selalu dilandaskan dengan alasan ingin mencari pengalaman kerja atau ingin menerapkan teori yang sudah dipelajari pada masa S1 terdahulu. Padahal, sebenarnya belajar tidak selalu harus terpaku dengan teori dan dapat diseimbangkan dengan kegiatan praktek dalam setiap pembelajarannya.

Konsep belajar teori dan praktek yang seimbang ini diterapkan oleh universitas-universitas di Swedia salah satunya di Linnaeus University, tempat saya menempuh studi dengan jurusan yang sedang saya ambil adalah Business Process Control and Supply Chain Management fronts in Logitics.

Semester lalu saya mengambil mata kuliah yang dinamakan Process Based Management Control. Mata kuliah ini berisi bagaimana mengontrol proses yang terjadi dalam suatu perusahaan dan rantai pasok mulai dari input sampai output. Dalam mata kuliah ini, saya memiliki 1 proyek dengan 4 tema. Saya harus mencari sebuah perusahaan untuk dijadikan tempat pembelajaran bersama rekan sekelompok saya. 

Pada tema pertama, kami diberikan sebuah tugas untuk mencari teori yang relevan dan paling baru terkait Process Management Control. Kemudian, kami merangkum kesebuah paper dan dipresentasikan di depan kelas. Salah satu hal yang menarik dan pertama kali saya alami adalah kami melakukan peer review  dengan kelompok lain. Disini keterlibatan kelompok lain dalam menganalisis hasil tulisan dan presentasi kami sangat membantu. Saya belajar banyak hal mengenai cara penulisan dan bagaimana menuliskan ide kedalam paper agar terlihat relevan, serta informasi apa yang dibutuhkan untuk melengkapi kekurangan paper yang sedang dikerjakan. Tentu saja, dosen disini juga memberikan masukkan yang tak kalah pentingnya untuk proses pengerjaan tema selanjutnya.

Setelah kami mengerti secara teori pada tema pertama, kami mencari kerjasama dengan perusahaan. Teman-teman tidak perlu khawatir dengan proses pencarian perusahaan untuk tugas kuliah, karena setiap universitas pasti memiliki hubungan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan sekitar. Contohnya, kami mendapatkan perusahaan power supply and battery di sekitar universitas kami, yaitu KraftPowercon. 

Selama pengerjaan tema 2 sampai tema 4, kami dihadapkan dengan perbedaan teori dan prakteknya di lapangan. Gap ini yang kami masukkan kedalam tulisan dan tidak lupa kami juga memberikan rekomendasi untuk perusahaan dalam melakukan perbaikan dimasa mendatang. Tema ke 2 kami membicarakan mengenai gap dan hal-hal apa yang perlu diperbaiki dalam perusahaan secara internal. Tema ke 3 kami membicarakan mengenai gap dan hal-hal apa yang perlu diperbaiki dalam perusahaan secara eksternal. Tema terakhir kami diminta untuk membuat sebuah model proses baru untuk perusahaan dan rekomendasi yang sekiranya dapat diterapkan untuk perusahaan kedepannya. Tentunya dalam setiap tema akan dilakukan presentasi, peer review, dan diberikan masukan oleh dosen.

Jika dipahami dari konsep belajar di mata kuliah ini, perusahaan, universitas, dan mahasiswa sama-sama memperoleh keuntungan (win win solution). Perusahaan mendapatkan ide untuk semakin memajukan bisnisnya dan melakukan continous improvement. Sementara itu, universitas dapat meningkatkan hubungan dengan perusahaan dan mahasiswa memperoleh wawasan baik secara teori dari jurnal, buku, dan kelas maupun praktek di perusahaan langsung, serta membangun relasi baru dengan perusahaan tersebut. 

Visual board untuk mengetahui target dan performa yang dicapai oleh departemen Produksi KraftPowercon

Last but not the least¸ selain bekerja sama dengan perusahaan langsung, saya merasa sangat bersyukur karena telah diberikan kesempatan oleh manajer untuk melakukan company visit. Kami menjadi benar-benar mengerti bagaimana proses KraftPowercon sebagai perusahaan powersupply and battery berjalan mulai dari input sampai output. Sehingga tulisan yang tertuang dalam tugas kami benar-benar relevan dan dapat diterapkan dalam perusahaan tersebut. 

Sekian sharing pengalaman dari saya mengenai kehidupan belajar di Linnaeus University, semoga bermanfaat! Tack!

 

Ester Lisnati Jayadi
Master Program in Business Process Control and Supply Chain Management
Linnaeus University, Växjö

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *